saat ini anda berada di area fandinext.blogspot.com nikmatilah fasilitas yang saya tawarkan namun maaf jika tidak sempurna tapi saya akan selalu berusaha membuat blog ini agar lebih baik dan lebih baik lagi JANGAN LUPA LIKE MY PAGE. NDIcyber swf.

Minggu, 10 Maret 2013

lelaki sangat benci ini

Jakarta - Dalam menjalin asmara, pertengkaran dan perbedaan pendapat seringkali tak dapat dihindari. Itu tentunya hal yang wajar, tapi bagaimana kita menyikapinya, adalah yang terpenting.

Ada hal-hal yang sebaiknya jangan pernah dibahas ketika hubungan sedang menegang. Umumnya pria membenci jika kekasihnya melontarkan lima kalimat ini. Menyinggungnya dalam perdebatan hanya akan menghancurkan hubungan Anda. Berikut lima kalimat 'terlarang' tersebut, seperti dikutip dari Times of India.

1. Kamu Anak Mama
Kebanyakan pria memang menyayangi ibunya dan umumnya menuruti apa yang ibu mereka katakan. Bahkan, ada beberapa pria yang mencari tipe wanita yang punya kemiripan dengan ibu mereka untuk dijadikan kekasih. Meski begitu, para pria benci jika disebut 'anak mama' terutama jika itu keluar dari mulut kekasihnya. Mengatakan 'dasar kamu anak mama' hanya akan menimbulkan 'bencana' dalam hubungan asmara.

Tak hanya pria, tapi hampir setiap orang cenderung sensitif dengan pembahasan mengenai orangtua mereka. Oleh sebab itu, hindari membawa-bawa topik pembicaraan tentang ibunya saat mengobrol. Terutama jika itu sesuatu yang negatif.

2. Dasar Teman Kamu Itu Ya!
Wanita umumnya kurang suka fanatisme pria terhadap olahraga dan hobi mereka kumpul dengan teman-temannya sampai larut malam. Terutama jika teman si dia memberi pengaruh buruk seperti minum alkohol atau sering mengajak begadang tiap malam dan konvoi dengan motor ke luar kota. Sekesal apapun Anda dengan teman-temannya, sebaiknya jangan pernah menjelek-jelekkan mereka di depan kekasih. 

Bisa dibilang, pertemanan dan hubungan asmara adalah dua dunia yang berbeda bagi mereka. Dia pun tidak berharap dunia yang satu mencampuri dunia yang lain. Kebanyakan pria benci jika harus meninggalkan teman-temannya hanya untuk fokus pada kekasihnya. Jadi, selama itu tidak merugikan Anda dan kekasih, biarkan si dia menikmati 'me time' bersama teman.

3. Kamu Selalu Saja Begini
Sebelum mengatakan hal tersebut, ingatlah bahwa Anda jatuh cinta padanya karena beberapa kualitas yang ada pada dirinya. Cinta sejati bukanlah mencintai orang yang sempurna, tapi belajar untuk menerima kekurangan pasangan. Setiap kali Anda ingin mengritik sifat atau kebiasaannya, hindari menggunakan kalimat seperti di atas. Akan lebih baik jika Anda menggantinya dengan, 'Mungkin kamu bisa sesekali tidak telat saat janjian', atau 'Lebih baik kita tidak mengungkit masalah di masa lalu'.

4. Kita Perlu Bicara
'Oh tidak! Tidak lagi!' Mungkin itu yang akan terlintas di pikiran kekasih saat Anda mengucapkan tiga kata tersebut. 'Mari kita bicara' seringkali dianggap para pria sebagai tanda bahwa mereka sedang dalam masalah serius. Pria umumnya benci drama. Jadi jika Anda harus membicarakan sesuatu yang penting, langsung ke arah permasalahan dan tidak bertele-tele. Komunikasi memang hal yang paling penting ketika hubungan Anda bermasalah. Tapi menggunakan kata-kata seperti di atas bisa dimaknai sebuah ancaman oleh si dia. Sebaiknya minta untuk bertemu di restoran atau cafe dan bicara dari hati ke hati.

5. Asal Tahu Saja, Mantanku Tidak Pernah Melakukan Ini
Jangan pernah membandingkan kekasih dengan mantan Anda. Ini adalah topik paling sensitif dan lebih baik dihindari. Pria sudah benci dengan kenyataan bahwa kekasihnya pernah berpacaran dengan orang lain. Dia tidak perlu diingatkan apalagi dibandingkan dengan orang yang memiliki masa lalu spesial dengan Anda.

Membawa-bawa mantan kekasih dalam hubungan baru, berarti Anda sudah mengajak 'perang'. Membandingkan si dia dengan mantan kekasih akan melukai egonya, dan itu akan diingatnya dalam waktu lama, bahkan selamanya. Anda tentunya tidak mau jika dia sampai mengatakan, 'Kenapa tidak kembali saja ke mantan kekasihmu sana?!' Dalam setiap hubungan, sangat penting untuk menerima dan menghargai seseorang apa adanya ketimbang memaksanya berubah dan jadi orang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar